Walikota Cirebon Lepas 353 Calon Jemaah Haji Kloter 10 KJT Menuju Tanah Suci

CIREBON – Tercatat Sebanyak 353 jamaah haji asal Kota Cirebon yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 KJT diberangkatkan dari Korem 063/SGJ menuju Asrama Haji Indramayu pada Senin (12/5/2025). Ketua Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Ibadah Haji (PPIH) Kota Cirebon, H. Asep Fauzy Firmansyah mengatakan jumlah jamaah terdiri dari 190 perempuan dan 163 laki-laki.“Petugas yang tergabung dalam Kloter 10 KJT berjumlah tujuh orang, terdiri dari satu petugas Pemandu Haji Indonesia, satu petugas Pembimbing Ibadah Haji Indonesia, dua petugas kesehatan, dan tiga petugas haji daerah,” ujar Asep pada senin (12/5/2025).

Asep menjelaskan, jamaah termuda yang berangkat tahun ini berusia 18 tahun. Para jamaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Indramayu pada Senin (12/5) pukul 16.00 WIB.

“Jamaah Kloter 10 KJT asal Kota Cirebon akan masuk Bandara Kertajati pada 13 Mei 2025 pukul 04.05 WIB dan dijadwalkan take off pukul 17.05 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines,” ucapnya.

Adapun kepulangan jamaah haji Kloter 10 KJT ke Tanah Air dijadwalkan pada 23 Juni 2025 mendatang.“Mari kita bersama-sama mendoakan, semoga seluruh jamaah haji asal Kota Cirebon diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menyandang predikat haji mabrur dan mabruroh,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, secara resmi melepas keberangkatan 353 jamaah haji asal Kota Cirebon tersebut Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan, menjaga kekompakan, serta senantiasa berkoordinasi dengan petugas selama menjalankan ibadah haji.

“Saya cuma berpesan, jaga kesehatan Bapak-Ibu semua. Jaga kekompakan dari mulai di asrama haji sampai di Mekkah. Terus koordinasi, komunikasi, dan saling bantu-membantu,” ujar Edo.

Ia juga mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan diri jika dalam kondisi kurang sehat.“Kalau merasa tidak enak badan, segera lapor ke petugas. Jangan sampai bature gering dianteb nang (jangan sampai temannya sakit dibiarkan),” ucap Edo.

Edo menekankan pentingnya menjaga keguyuban sesama jamaah, tidak hanya selama di Kota Cirebon, tapi juga saat berada di Tanah Suci.“Keguyuban itu bukan hanya di sini, tapi harus lebih guyub lagi saat di Mekkah. Jaga kesehatan, karena cuaca sekarang sedang tinggi-tingginya,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar jamaah tetap memperhatikan asupan dan kondisi tubuh.“Jadi, banyak minum, banyak makan, banyak istirahat, dan tentu saja banyak ibadah di sana,” katanya.

Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kota Cirebon, Edo menyampaikan doa agar para jamaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *