CIREBON : Akun instagram @Cirebonberita dilaporkan oleh MU atas postingan membagikan ulang akun @Humaspolrestacirebon tentang Daftar Pencarian Orang (DPO) Doni Indrawan atas dugaan kasus penggelapan dan penipuan.
Atas postingan ini MU mengalami gangguan psikis atau psikologis. Bahkan MU mengalami trauma membuka media sosial sejak postingan itu diunggah pada 11 Mei 2026 lalu.
“Kami sudah melaporkan akun instagram @cirebonberita ke aparat penegak hukum (APH). Laporan sudah teregister,” ujar kuasa hukum MU, Reno kepada sejumlah awak media pada Rabu (20/5/2026).
Bukan hanya trauma, MU sempat dirawat di rumah sakit setelah membaca kolom komentar di postingan DPO di akun cirebonberita. Reno menyampaikan bahwa MU sangat dirugikan atas perbuatan admin dari akun media sosial tersebut.“Klien kami sangat terganggu sekali. Klien kami juga harus menginap di rumah sakit untuk mengembalikan kesehatannya,” ucapnya.
Pihaknya meminta akun cirebonberita untuk melakukan takedown postingan terkait DPO dalam waktu dua hari. Jika tidak pihaknya akan mengambil langkah serius untuk menindaklanjuti laporan yang sudah dilayangkan ke APH.“Saya tunggu itikad baiknya dari admin akun instagram @cirebonberita. Kami akan bertindak tegas jika tidak segera dilakukan,” ungkapnya.
Bukan hanya itu, pihaknya meminta admin akun instagram @cirebonberita mengklarifikasi atas postingan itu melalui media sosial maupun kepada MU. “Kami juga meminta admin menghubungi MU dan meminta maaf atas perbuatannya,” ujarnya.
Sebelum melayangkan laporan, pihaknya sudah mencari alamat kantor akun instagram cirebonberita. Namun tidak tercantum alamat jelas baik di media sosial maupun di websitenya.“Sudah kami berusaha mencari tapi alamatnya tidak jelas hanya tertulis Plumbon, Cirebon saja, ” Kata Reno.
Bukan hanya akun instagram @cirebonberita, pihaknya juga mengancam akan memproses secara hukum akun instagram yang menyedutkan MU. Apalagi sampai mengarah ke pencemaran nama baik.“Kami sudah siapkan laporan akun instagram yang berkomentar tidak baik terhadap klien kami,” pungkasnya.
Saat wartawan mencoba melakukan konfirmasi ke Nomor HP yang tertera di postingan Halaman Akun Medsos tersebut terkesan menghindar dan malah menutup Sambungan Telephone.” Yang mengangkat itu ngakunya bapaknya yang punya HP pas ada anaknya langsung ditutup, dan sudah tidak bisa dihubungi lagi,” papar Jon salah saty wartawan Media Online Cirebon.












