CIREBON – Panitia Penjaringan Calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon telah menerima dua berkas pendaftaran bakal calon. Dengan demikian, dipastikan ada dua bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran.
“Ada dua bakal calon yang nantinya akan masuk ke tahap verifikasi dan validasi, sesuai dengan regulasi yang sudah kami sampaikan,” ujar Ketua Penjaringan Calon Ketua KONI Kota Cirebon, Dudi Juharno, kepada awak media, Sabtu (26/4/2025).
Menurut Dudi, bakal calon yang memenuhi seluruh tahapan regulasi yang ditetapkan panitia akan ditetapkan menjadi calon Ketua KONI Kota Cirebon.”Saat ini saya belum bisa memberikan konfirmasi, karena proses verifikasi dan validasi terhadap data yang masuk masih berjalan. Nantinya, kami tidak berkepentingan menyampaikan hasil ini kepada pihak luar, melainkan kepada Panitia Musorkot,” ucapnya.
Ia menambahkan, hal tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban Tim Penjaringan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan surat keputusan (SK) yang diterima.”Pada saatnya nanti, kami akan menyampaikan laporan, baik tertulis maupun lisan, kepada Musorkot sebagai dasar atas proses yang dilakukan oleh Tim Penjaringan, untuk kemudian ditindaklanjuti dalam persidangan Musorkot,” tuturnya.
Dudi menjelaskan, penetapan bakal calon menjadi calon akan dilakukan pada 28 April 2025, sementara Musorkot dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2025 di Kantor KONI Kota Cirebon, jika tidak ada perubahan.
Saat ini, lanjut Dudi, jumlah voter tercatat sebanyak 39. Jumlah tersebut bisa bertambah karena masih ada proses validasi Surat Keputusan (SK) dari cabang olahraga (Cabor).
“Dari 39 voter, 35 berasal dari Cabor, 2 dari badan fungsional, dan 2 lainnya dari KONI Kota Cirebon serta KONI Provinsi Jawa Barat,” katanya.












